liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
February 3, 2023
Wow! Penduduk Negara Ini Paling Glamor, Rajin Beli Tas Mewah

Jakarta, CNBC Indonesia – Korea Selatan merupakan negara yang masyarakatnya paling suka membeli barang-barang mewah. Betapa tidak, total belanja barang mewah di Korea Selatan selalu meningkat dari tahun ke tahun sekitar 24% menjadi US$16,8 miliar atau setara dengan Rp. 263,9 triliun (asumsi kurs Rp 15.114 per US$) setahun.

Melansir CNBC International, analis Morgan Stanley menilai permintaan barang mewah di kalangan pembeli Korea Selatan didorong oleh peningkatan daya beli dan keinginan untuk menunjukkan status sosial.

“Korea Selatan adalah negara pembelanja barang mewah per kapita terbesar di dunia, entah itu tas Prada dari kulit sapi Italia atau mantel klasik Burberry Inggris,” kata Stanley. ).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Bank investasi juga memperkirakan bahwa total pengeluaran warga Korea Selatan lebih tinggi daripada warga China dan Amerika Selatan.

Jika dibagi rata dengan total populasi, orang Korea membelanjakan US$325 untuk membeli barang-barang mewah.

“[Pembelian barang mewah di Korea] per kapita jauh lebih tinggi daripada warga China dan Amerika yang membelanjakan masing-masing US$55 dan US$280,” jelas Stanley.

Tingkat konsumtif masyarakat Korea Selatan kemudian ditonjolkan oleh merek-merek tas mewah dunia. Pemilik merek tas mewah Cartier, Richemont Group, mengatakan Korea merupakan salah satu wilayah yang penjualannya akan meningkat dua digit pada 2022, dibandingkan satu atau dua tahun lalu.

Sementara itu, Stanley menjelaskan permintaan barang mewah di kalangan pembeli Korea Selatan didorong oleh dua hal, yakni peningkatan daya beli dan keinginan untuk menunjukkan status sosial.

“Penampilan dan kesuksesan finansial dapat lebih beresonansi dengan konsumen di Korea Selatan daripada di kebanyakan negara lain,” katanya.

Dia menambahkan bahwa menampilkan kekayaan juga lebih diterima secara sosial di masyarakat Korea.

Sebuah survei oleh McKinsey menemukan bahwa hanya 22% responden Korea Selatan yang menganggap memamerkan barang-barang mewah itu tidak menyenangkan. Ini sangat kontras dengan 45% orang Jepang dan 38% orang Cina.

Selain itu, permintaan barang mewah juga didukung oleh peningkatan kekayaan rumah tangga. Data Bank of Korea menunjukkan kekayaan bersih rumah tangga negara tersebut meningkat sebesar 11% pada tahun 2021. Sekitar 76% kekayaan rumah tangga di Korea adalah real estate, yang harganya telah meningkat secara signifikan sejak tahun 2020.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Cair, Hyun Bin melakukan ini demi calon bayinya

(hsy/hsy)