liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
February 3, 2023
Waduh, Perkara Nih! DPR Bikin Pansus Incar Food Estate Jokowi

Jakarta, CNBC Indonesia – Proyek food estate alias gudang pangan yang digencarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kini menjadi sorotan.

Terbaru, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menegaskan proyek itu akan terus dilaksanakan selama Republik ini masih ada.

Hal tersebut disampaikan Prabowo beberapa hari kemudian, Ketua Komisi IV DPR, Sudin mengatakan, banyak sekali data yang tidak benar tentang peternakan pangan. Sudin juga menambahkan Komisi IV Dewan Rakyat saat ini sedang membahas pembentukan Panitia Khusus (Pansus) terkait food estate.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Dan, ternyata itu bukan sekedar ancaman.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan.

“Dari awal kami sudah kritis terhadap rencana food estate ini. Karena tidak ada grand design yang dijelaskan ke Komisi IV. Namun Kementerian Pertanian (Kementan) yakin bisa mengimplementasikan food estate di berbagai daerah secara besar-besaran. skala,” katanya kepada CNBC Indonesia dikutip Sabtu (21/1/2023).

“Komisi melihat food estate tidak sesuai harapan. Padahal anggaran yang dikeluarkan cukup besar. Keinginan untuk swasembada pangan melalui dukungan food farm justru membebani APBN. Seharusnya anggaran ini bisa diberikan kepada petani,” tambah Daniel Johan.

Untuk itu, kata dia, Komisi IV akan membentuk Pansus.

“Sudah dimulai (proses pembentukan Pansus) food estate,” kata Daniel Johan.

Bukan tidak mungkin, tambahnya, Pansus bisa merekomendasikan agar proyek food estate dihentikan. Bahkan, agar tidak dilanjutkan oleh pemerintahan berikutnya.

“Tergantung pada hasil selama proses, kita lihat nanti,” katanya.

Ia mengatakan, berbagai sarana dan prasarana pendukung food park tidak dimanfaatkan secara optimal.

“Bahkan ada yang mangkrak. Ini menunjukkan program ini hanya trial and error, tidak dipelihara secara hati-hati, tidak ada road map seperti apa nantinya,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan alasan utama kenapa Komisi IV mengusulkan Pansus Food Estate.

“Untuk mendapatkan solusi masalah pangan ke depan, program ini sangat detail, bukan program trial and error yang masif. Perlu ada desain pangan yang bagus untuk 5 tahun ke depan, 10 tahun, hingga 25 tahun. Tentu saja mengikuti perkembangan teknologi yang terus berkembang,” bentaknya.

Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPR Sudin mengatakan, saat ini sudah ada Panitia Kerja (Panja) proyek lumbung pangan nasional yang tersebar di Kalimantan, Sumatera, NTT, dan Papua.

Dikatakannya, perhatian perlu diberikan, dimana masih terdapat temuan BPK di Kementerian Pertanian yang dapat diartikan masih memiliki program dan kegiatan yang bermasalah.

“Bahkan ada yang gagal dan tidak mencapai target. Misalnya food estate di beberapa tempat. Kami Komisi IV sudah menyiapkan Panja Food Estate. Bahkan beberapa teman kami mengusulkan untuk membentuk Pansus. Karena banyak yang salah. data,” ujar Sudin saat membuka Rapat Kerja. Bersama Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, Senin (16/1/2023).

Sementara itu, Menteri Pertahanan Prabowo mengatakan proyek yang digencarkan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini terus berlanjut.

“Diimplementasikan juga food estate,” kata Prabowo dalam Rapat Pimpinan Kemhan 2023 di Jakarta, dikutip Kamis (19/1/2023).

Jokowi memang sudah melibatkan Kementerian Pertahanan dalam proyek food estate sejak 2020.

Pasalnya, pangan merupakan bagian dari pertahanan suatu wilayah. Mantan Panglima TNI itu juga menegaskan, ketersediaan pangan merupakan kunci stabilitas suatu negara.

“Ya saya kira kita lihat nanti, tapi dari AD (statuta perkumpulan) kita ada istilahnya. Tadi saya lihat, kemarin kita menilai kita cukup mampu untuk menjaga stabilitas. Berapa tahun (ketahanan pangan)? Ya, sebagai selama Republik berdiri,” katanya.

Seperti diketahui, bidang pangan pada masa pemerintahan Presiden Jokowi merupakan salah satu Program Strategis Nasional 2020-2024.

Kementerian Pertanian (Kementan) menjelaskan bahwa program ini adalah membangun lumbung pangan nasional di atas lahan seluas 165.000 hektar (ha) dan pada tahun 2020 akan digarap seluas 30.000 hektar sebagai model percontohan penerapannya. . teknologi pertanian 4.0.

“Food estate ini yang bertanggung jawab produksinya adalah Menteri Pertanian dan bersinergi dengan kementerian lain. Di food estate ini tidak hanya dalam kegiatan produksi, tetapi melibatkan BUMN dalam pengolahan hingga pengemasan. BUMN bertanggung jawab untuk membangun industri, kata Jokowi seperti dikutip dari situs resmi Kementerian Pertanian. .

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

DPR Mendadak Sebut Proyek Gudang Pangan Jokowi Palsu

(dce/dce)