liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
January 27, 2023
Tok! RI Setujui Proyek Rp 51 Triliun 'Raksasa' Minyak Italia

Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif telah memberikan persetujuan rencana kajian pengembangan (POD) I lapangan Merakes dan East Merakes yang dioperasikan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) asal Italia, Eni East Sepinggan. Ltd.

Persetujuan tersebut diberikan melalui surat Menteri ESDM tertanggal 27 Desember 2022 yang merupakan tanggapan atas rekomendasi yang disampaikan oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

“Kami menyambut baik disetujuinya POD I (revisi) untuk Lapangan Merakes dan Merakes East. Pengembangan lapangan ini akan memberikan tambahan cadangan untuk menjamin pasokan ke Sistem Kaltim sehingga kilang LNG Bontang dapat beroperasi lebih optimal,” ujarnya. Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dalam keterangan tertulis, Selasa (17/1/2023).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Menurut Dwi, pihaknya akan terus mendorong eksplorasi dan percepatan pengembangan lapangan migas di Kaltim. Mengingat, kawasan ini memiliki peran strategis selain menjaga kecukupan energi di wilayah Kaltim termasuk di Ibukota Negara Nusantara (IKN) ke depan.

“Mengingat letaknya yang strategis sebagai ibu kota di masa mendatang, potensi hulu migas di Kaltim akan terus dikembangkan guna mendukung pasokan energi di wilayah tersebut,” ujar Dwi.

Sementara itu, perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk pengembangan Medan Timur Merakes dan Merakes adalah US$ 3,35 miliar atau sekitar Rp 50,76 triliun (asumsi kurs Rp 15.154 per US$), yang terdiri dari biaya investasi atau belanja modal (capex) sebesar US$ $2,14 miliar dan beban usaha (Opex) sebesar US$1,26 miliar.

“Selain membantu pertumbuhan ekonomi, direct investment atau foreign direct investment seperti ini akan memberikan dampak ganda bagi industri penunjang hulu migas karena SKK Migas telah membuat kebijakan bagi Kontraktor KKS untuk mengutamakan penggunaan barang dan jasa dalam negeri,” dia berkata. Dobel.

Seperti diketahui, perkebunan Merakes dan Merakes Timur merupakan bagian dari Wilayah Kerja Sepinggan Timur yang dikelola dengan Kontrak Bagi Hasil Gross Split. Dengan asumsi lapangan ini akan beroperasi pada akhir 2024 dan berproduksi hingga 2032, negara diproyeksikan memperoleh pendapatan sebesar US$ 3,8 miliar atau sekitar Rp 56,24 triliun.

“Agar kontribusi ini dapat segera terealisasi, kami berharap seluruh pemangku kepentingan dapat mendukung pengembangan lapangan Merakes dan Merakes Timur agar dapat berjalan lancar sesuai target yang telah ditetapkan,” ujar Dwi.

Persetujuan revisi POD I Padang Merakes dan Merakes Timur menimbulkan kewajiban kepada operator Wilayah Kerja Sepinggan Timur yaitu Eni East Sepinggan Ltd. Di antara kewajibannya adalah menyelesaikan pekerjaan pembangunan Padang Timur Merakes dan Merakes sesuai jadwal yang telah direncanakan.

Selain itu, pengusaha juga diwajibkan melanjutkan program eksplorasi dengan tetap menjaga perekonomian Wilayah Kerja Sepinggan Timur. Pengusaha juga wajib mematuhi ketentuan penawaran partisipasi bunga 10% kepada BUMD, menjamin ketersediaan konsumen gas bumi, dan mendukung program pemerintah dalam rangka penyediaan gas bumi, termasuk untuk rumah tangga (gas kota) dan angkutan jalan.

POD yang baru disetujui merupakan revisi dari POD sebelumnya. Review POD diperlukan karena tambahan cadangan dari Lapangan East Merakes dan juga fasilitas sharing dari kedua lapangan tersebut (Merakes dan Merakes East Fields).

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Kabar Baik untuk Investor! Bagi Hasil Minyak dan Gas Lebih Fleksibel

(wow)