liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
February 3, 2023
Terkuak Lewat DNA, Apa Motif Pembunuhan Brutal 4 Mahasiswa?

Jakarta

Teknologi analitis DNA berhasil memecahkan kasus tersebut pembunuhan kejam 4 siswa Universitas Idaho. Tersangka bernama Bryan Kohberger ditangkap. Namun sejauh ini motifnya belum terungkap. Bagaimana menurut anda?

Seperti diberitakan, kerja keras yang dilakukan penyidik ​​mengungkapkan bahwa analisis DNA yang ditemukan pada sarung pisau di TKP dengan DNA ayah Kohberger, memiliki kecocokan 99,9998 persen. DNA sang ayah ditemukan dari barang-barang di tempat sampah rumahnya yang diambil oleh agen FBI.

Bukti DNA dianggap sangat meyakinkan. Tim SWAT kemudian pindah ke lokasi Kohberger yang merupakan rumah orang tuanya di Pennsylvania setelah surat perintah diperoleh.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Nah, mantan penyelidik FBI, Pete Yachmetz, mencoba menganalisis apa motif pelaku. Menurutnya, pembunuhan Kohberger dipicu oleh masalah sosial yang dialaminya dan kemungkinan ‘kompleks incel’.

“Pembunuhan itu mungkin upaya untuk menunjukkan semacam dominasi,” kata Pete dikutip detikINET dari New York Post.

Pembunuhan brutal di mana korban ditusuk berkali-kali mungkin didasarkan pada masalah sosial pelaku. “Saya percaya bahwa terus menikam korban adalah kemarahan yang ekstrim dan kemarahan yang tidak terkendali,” katanya.

“Mungkin dia punya semacam incel complex,” tambah Pete. Jadi apa itu insel?

Istilah incel berarti ‘selibat paksa’, atau terjemahan bebasnya adalah selibat paksa. Istilah ini biasanya digunakan untuk menyebut pria yang kesulitan menjalin hubungan romantis atau seksual.

Istilah ini biasanya dikaitkan dengan forum online tentang misogini, bahkan dalam kasus ekstrim, penjahat. Pada tahun 2021, seorang incel bernama Tres Genco ditangkap karena merencanakan penembakan massal terhadap 3.000 mahasiswi. Genco, 22, mengaku bersalah dan menghadapi hukuman penjara seumur hidup.

Meski bukan definisi psikologis yang pasti, Psychology Today menyatakan bahwa pria yang mengidentifikasi dirinya sebagai incel seringkali memiliki kesehatan mental yang buruk, perasaan menjadi korban, rendah diri, dan kesepian.

Sebaliknya dr. Carole Lieberman, seorang psikiater forensik juga mengatakan dia yakin tersangka cocok dengan profil incel. “Dari awal saya bilang dia incel,” ujarnya yang korbannya banyak perempuan.

Simak Video “Motif Pembunuhan Mahasiswa Unpad: Gambar Memilukan Akan Tersebar”
[Gambas:Video 20detik]

(fyk/fay)