December 1, 2022
Temui Pengusaha Kakap Saat APEC, Jokowi Tawarkan Proyek IKN!

Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan dunia usaha dalam APEC Leaders’ Dialogue dengan APEC Business Advisory Council (ABAC) yang merupakan agenda keempat dalam rangkaian KTT APEC. Jokowi sedang menggalakkan mega proyek negara yaitu Ibukota Negara (IKN) Nusantara.

Hal itu disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang mendampingi Jokowi dalam acara tersebut, dikutip dari siaran pers, Minggu (20/11/2022).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

IKN akan menjadi pusat peradaban digital di Indonesia, dengan mewujudkan smart government, smart transportation, smart building dan smart energy. Jokowi mengajak dunia usaha untuk bekerja sama di bidang pembiayaan, investasi, dan private government partnership (PPP) untuk pengembangan IKN.

Jokowi satu grup dengan pemimpin dari Jepang, Peru, Cina-Taipei, Brunei Darussalam, dan Amerika Serikat. Pertemuan tersebut membahas tiga isu utama, yaitu keberlanjutan, integrasi ekonomi regional, serta digitalisasi dan inklusi.

Jokowi menyampaikan pentingnya digitalisasi sebagai kunci pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. Namun, masih terdapat kesenjangan akses digital baik antar ekonomi maupun di dalam masing-masing ekonomi, sehingga APEC sebagai inkubator gagasan perlu mengambil langkah strategis untuk memperkuat fondasi transformasi digital di kawasan.

Dunia usaha diajak untuk mempromosikan pemerataan akses digital dengan meningkatkan ketersediaan infrastruktur digital. Kawasan APEC harus menjadi landasan dalam mewujudkan pemerataan akses digital di dunia tanpa ada yang tertinggal.

Kemudian terkait penguatan SDM di bidang digital, Jokowi menyampaikan perlunya pengembangan infrastruktur dan teknologi digital. Langkah kerja sama antar ekonomi APEC perlu diperkuat untuk memenuhi kebutuhan dan adaptasi tenaga kerja menghadapi era Industri 4.0.

Peningkatan kapasitas melalui pendidikan dan pelatihan perlu ditingkatkan, terutama untuk menjangkau perempuan, pemuda dan kelompok rentan. Selain itu, literasi digital dan inklusi keuangan bagi UKM perlu didorong mengingat kontribusinya yang signifikan terhadap perekonomian daerah.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Gaspol Pindahkan Ibu Kota, Jokowi Akan Kunjungi IKN Setiap 3 Bulan

(mij/mij)