December 1, 2022
Suka UFO? Gabung BETA-UFO Indonesia Mungkin Cocok Buat Kamu

Jakarta

Bicara soal penampakan alias benda terbang tak dikenal UFO (benda terbang tak dikenal) atau BETA (UFO/benda terbang asing) di Indonesia masih belum umum. Karena ada komunitas penyelidik UFO yang menampungnya.

Sebagian besar masyarakat Indonesia hingga saat ini sering mengaitkan fenomena UFO dengan makhluk gaib, sihir, atau hal-hal gaib lainnya, sehingga penelitian tentang UFO dianggap tidak menarik.

Pada tanggal 26 Oktober 1997, BETA-UFO Indonesia berdiri, sebuah komunitas pemerhati UFO di Indonesia. Kelompok ini mencoba merekam penampakan benda terbang aneh khususnya di Indonesia.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Fenomena benda asing merupakan objek yang digemari oleh komunitas ini. BETA-UFO Indonesia tidak serta merta setuju dengan keberadaan makhluk dari planet asing, namun akan menganalisis dan mempelajarinya terlebih dahulu.

“Jadi di BETA-UFO kami mengumpulkan data kemunculan UFO khususnya di Indonesia. Bisa cek di website kami betaufo.id, banyak koleksi informasinya. UFO,” ujar Mohammad Reza Wardhana, kepala BETA UFO Indonesia dalam siaran langsung “Eureka! UFO Terbang”, Senin (21/11).

Analisis yang mereka lakukan adalah analisis ilmiah sesuai dengan latar belakang dan karya para anggotanya. Latar belakang anggota komunitas ini beragam mulai dari pilot, geolog, psikolog, dosen astronomi, ahli forensik digital, dan lain-lain.

“Di BETA-UFO sendiri ada teman-teman yang peduli dengan kajian UFO tertentu karena UFO ini pembahasannya sangat luas. Ada yang spesial tentang asal-usul, berbagai dimensi lain, alam semesta paralel, dan sebagainya,” ujarnya.

Salah satu peristiwa yang mereka analisis adalah penemuan crop circle di sawah di Sleman, Yogyakarta, pada awal Januari 2011.

Saat itu, tim BETA-UFO juga ikut menganalisis apa yang sebenarnya terjadi pada batang padi yang jatuh dan membentuk lingkaran raksasa yang tertata rapi dan menarik secara estetika.

Beda pemahaman dengan tim dari Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (sekarang disebut ORPA BRIN), menurut BETA-UFOCrop circle ini bukan buatan manusia karena terdapat unsur nikel di daerah yang sama sekali tidak mengandung nikel.

Selain itu, beras di sekitar area tersebut tidak pecah seperti dihantam benda berat, melainkan ambruk, yang biasa disebut dengan efek ion plasma. Namun, kesimpulan tentang siapa yang melakukannya tetap menjadi misteri.

Selain aktif melakukan berbagai investigasi terhadap laporan penampakan UFO, kegiatan komunitas antara lain menerbitkan Majalah Info-UFO (hingga edisi ke-13) yang kemudian berganti nama menjadi Majalah. BETA-UFO (pada edisi ke-14), mengadakan diskusi, mengadakan seminar di berbagai kota, dan mengikuti pameran.

Tonton videonya “Inilah mengapa UFO disebut kendaraan alien”
[Gambas:Video 20detik]

(rns/rns)