liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
February 3, 2023
Sodetan Kali Ciliwung Telan Rp 1,2 T, Jakarta Bebas Banjir?

Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah mengucurkan dana yang sangat besar untuk mengatasi masalah banjir di DKI Jakarta. Salah satunya proyek Sungai Ciliwung Sodetan to Terusan Banjir Timur (BKT) yang menelan biaya Rp 1,2 triliun.

“Ini Rp 1,2 triliun, paket ini (outlet) hampir Rp 500 miliar, ada (inlet) Rp 700 (miliar), jadi mahal. Insya Allah ada manfaat dalam pengendalian banjir,” ujarnya. dikatakan. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). ) Basuki Hadimuljono di Proyek Sodetan Sungai Ciliwung – BKT, Selasa (24/1/2023).

Pekerjaan yang membuat proyek ini mahal adalah pembuatan terowongan berdiameter 4 meter, dan dibeton di setiap sisinya. Saat ini pembangunan terus dipercepat, dan diupayakan selesai pada April 2023.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Basuki menjelaskan, nantinya Sodetan ini akan menampung debit air di wilayah tengah, karena posisinya berada di antara perairan Sungai Ciliwung dari kawasan TB Simatupang dan Manggarai.

“Jadi sebelum masuk Manggarai, masuk sini dulu saat hujan deras,” ujarnya.

Namun, keberadaan proyek ini tidak serta merta memastikan Jakarta bebas banjir pada 2023. Basuki menegaskan Ciliwung – BKT Sodetan bersama beberapa program penanggulangan banjir di Jakarta dapat mengurangi potensi banjir secara signifikan.

Dimana dari Master Plan Sistem Pengendalian Banjir Ibukota Jakarta dari hulu ke hilir, proyek ‘anti banjir’ di Jakarta antara lain Bendungan Ciawi & Sukamahi, pembangunan pompa air di Ancol Sentiong, normalisasi sebanyak 12 kali. di Jakarta dan tanggul pantai dan muara sungai sepanjang 46,2 km.

Foto: Jokowi meninjau proyek saluran air Sungai Ciliwung, Selasa (24/1/2023). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)
Jokowi meninjau proyek saluran air Sungai Ciliwung, Selasa (24/1/2023). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

“Betul, dari 414 (kecamatan kecil) dengan Sukamahi menjadi 318, dengan ini ada 211 (kecamatan), nanti dengan Sentiong akan berkurang lagi, dengan normalisasi akan berkurang lagi,” ujarnya.

Proyek Sungai Sodetan Ciliwung – BKT disebut tertunda selama 6 tahun, karena masalah pembebasan lahan. kemudian berjalan kembali pada akhir tahun 2021 nanti.

“Sebenarnya ini adalah proyek lanjutan yang berjalan dari 2013 hingga 2016, kemudian terhenti karena masalah pembebasan lahan,” kata Sodetan Sungai Ciliwung kepada Project Manager Terusan Banjir Timur (KBT), Farida Maharani.

Saat ini progres konstruksi sodekan sudah mencapai 77%, yang ditargetkan selesai dan beroperasi pada April 2023.

Kanal Sungai Ciliwung memiliki dua terowongan dengan diameter masing-masing 3,5 meter. Adanya gorong-gorong akan mengurangi debit air hingga 33 meter kubik per detik pada status waspada banjir sebesar empat dan 63 meter kubik per detik pada status siaga banjir sebesar satu.

Mengutip keterangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, pada 2015 lalu, pembangunan alur Sungai Ciliwung sepanjang 550 meter telah selesai. Kemudian dilanjutkan pada tahun 2015-2017 dengan pembangunan outlet permanen dan dinding penahan Sungai Cipinang. Pada TA 2021, Kementerian PUPR akan melanjutkan pembangunan kanal Sungai Ciliwung hingga Kanal Banjir Timur sepanjang 714 meter, terdiri dari Zona A berupa saluran terbuka permanen sepanjang 165 meter dan normalisasi Sungai Ciliwung. , Zona B berupa terowongan kembar dari inlet hingga poros mencapai 549 meter, dan Zona D merupakan normalisasi Sungai Cipinang dan KBT.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Banjir melanda Jakarta Selatan, dari Kemang hingga Cilandak

(emy/wur)