liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
January 26, 2023
Snowden Tiba-tiba Muncul! Bicara Soal Rahasia Joe Biden

Jakarta, CNBC Indonesia – Mantan agen CIA yang juga dikenal sebagai pelapor dokumen rahasia Edward Snowden buka suara soal ditemukannya beberapa dokumen rahasia di kantor think tank milik Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. Dia mengatakan Biden mungkin memperoleh lebih banyak dokumen daripada yang dilaporkan.

Mengutip Russia Today, Snowden mengatakan bahwa meskipun beberapa dokumen rahasia telah ditemukan, Biden kemungkinan besar akan lolos dari tuntutan.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Skandal sebenarnya bukanlah bahwa Biden telah mengklasifikasikan dokumen dari kaus kakinya, karena sayangnya mereka semua melakukannya. Skandalnya adalah bahwa Departemen Kehakiman mengetahuinya seminggu sebelum pemilihan paruh waktu dan memilih untuk menyembunyikan ceritanya, memberikan keuntungan kepada partisan, ” katanya dalam tweet yang dikutip Kamis. , (1/12/2023).

Snowden terkenal karena membocorkan dokumen rahasia yang mengungkap upaya pengawasan Washington yang menargetkan publik Amerika. Akibatnya, dia berlindung di Rusia dan diberikan kewarganegaraan oleh Moskow.

Cerita tentang dokumen Biden pertama kali dibocorkan oleh CBS News pada hari Senin, yang melaporkan bahwa pengacara pribadi presiden telah menemukan dokumen tersebut di Penn Biden Center for Diplomacy and Global Engagement di University of Pennsylvania pada tanggal 2 November dan melaporkannya kepada pihak berwenang.

Pada hari Rabu, NBC News melaporkan, mengutip sumber, bahwa pembantu Biden telah menemukan setidaknya satu kumpulan dokumen rahasia lainnya di lokasi lain.

Penemuan itu memicu kemarahan dari Partai Republik, dengan beberapa disamakan dengan penggerebekan FBI di rumah mantan Presiden Donald Trump untuk mendapatkan materi rahasia. Badan tersebut dilaporkan menyita sekitar 300 file sensitif dari mantan presiden tersebut.

Gedung Putih, bagaimanapun, menegaskan kedua kasus itu berbeda. Kantor Presiden mengklaim bahwa, tidak seperti Trump, Biden tidak diberi tahu bahwa dia memiliki dokumen tersebut, juga tidak diminta untuk mengembalikannya.

Sebaliknya, Biden dilaporkan dengan cepat mengungkapkan penemuan itu ke Arsip Nasional dan menyerahkan surat-suratnya.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Tak Takut Perang, Ekspansi Mayora (MYOR) ke Rusia

(tp/mij)