liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
January 26, 2023
Sinyal WiFi Disulap Jadi Radar, Bisa Deteksi Gerakan Manusia

Jakarta

Sebuah tim peneliti di Universitas Carnegie Mellon menemukan cara untuk memanfaatkan sinyal tersebut Wifi router untuk mendeteksi gerakan manusia, dan menampilkannya dalam gambar tiga dimensi.

Tim bekerja sama dengan tim riset AI di Facebook mengerjakan DensePose, yaitu algoritma yang dapat memetakan tubuh manusia dari foto atau video dua dimensi.

DensePose ini digabungkan dengan jaringan saraf yang dikembangkan oleh tim dari Carnegie Mellon, yang dapat memetakan gelombang WiFi dari router yang mengenai tubuh manusia, data tersebut kemudian dikirim ke DensePose untuk dicitrakan menjadi gambar.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Hasilnya adalah gambar atau video yang mirip dengan kamera pengintai seperti CCTV, namun tanpa batasan cahaya atau dilindungi oleh benda lain. Sebagai contoh, sebuah sensor di dalam ruangan dapat mendeteksi tubuh manusia meskipun dalam keadaan gelap atau saat tubuh tertutup benda lain. Cara kerjanya mirip dengan radar, yang mengirimkan gelombang dan kemudian mengenai objek dan gelombang itu ditangkap kembali.

Dengan cara kerja seperti ini tentunya hasilnya tidak akan sempurna karena seringkali ada bagian tubuh manusia yang tidak terbaca oleh sensor. Namun karena teknologi ini hanya menggunakan sinyal WiFi di mana-mana, cukup mengesankan bukan?

Namun ada masalah lain yaitu soal privasi. Tim peneliti juga menyebutkan masalah privasi ini beberapa kali dalam laporan mereka. Menurut mereka, sensor yang digunakan cukup melindungi pengguna karena tidak bisa mendeteksi tubuh secara detail, yang bisa digunakan untuk mengidentifikasi seseorang.

“Faktanya, sebagian besar rumah tangga sudah memiliki WiFi di rumah mereka, dan teknologi ini dapat meningkatkan fungsinya untuk memantau kondisi orang tua yang ada di rumah atau sekadar mengidentifikasi aktivitas mencurigakan yang terjadi di rumah,” tulis tim peneliti dalam makalah yang diterbitkan di Cornell. Universitas. .

Simak Video “Pria Siksa Gadis Kecil Grace Sampai Mati Terekam CCTV, Korban Digantung”
[Gambas:Video 20detik]

(asj/fay)