liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
January 26, 2023
Salut! Bahlil Ungkap Cara Indonesia Bisa Jadi Negara Maju

Jakarta, CNBC Indonesia – Indonesia tentu bisa ditingkatkan dari negara berkembang menjadi negara maju. Nah, salah satu cara Indonesia menjadi negara maju adalah dengan memberdayakan nilai tambah sumber daya alam yang ada.

Untuk mendorong hal tersebut, Indonesia kini fokus pada pengembangan komoditas hilir, seperti hilir pertambangan dan hilir Crude Palm Oil (CPO).

Menteri Penanaman Modal atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengatakan, jika pembangunan hilir berkembang, diprediksi Indonesia bisa menjadi negara maju dengan nilai tambah hilirisasi yang bisa mencapai US$ 545,3 miliar dari 8 komoditas pada 2035. .

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Bahlil menuturkan, saat ini Indonesia tengah fokus pada cara-cara masuk investasi dengan pendekatan green energy dan green industry seperti kesepakatan G20, Bali tahun lalu.

“Kalau kita ingin negara kita berkembang dari negara berkembang menjadi negara maju, kita tidak bisa berharap APBN kita hanya menyumbang 18% dari PDB. Mau tidak mau kita harus ke hilir, kita fokus sampai 2035 ke AS. $545,3 miliar dari 8 komoditas,” kata Menteri Bahlil, Selasa (16/1/2023).

Bahlil mengatakan salah satu bukti Indonesia sudah hadir di hilir, kata Bahlil, adalah hilirisasi nikel. Dimana pada tahun 2017 – 2018, nilai tambah sektor nikel hanya mencapai US$3,3 miliar. Namun, setelah hilirisasi nikel dimulai, nilai tambah melonjak menjadi US$ 20,9 miliar.

“Artinya ini prospek, jadi kami mohon maaf karena sekarang kami melarang beberapa komoditas yang kami ekspor termasuk bauksit tahun ini. Ke depan kami akan melarang lebih banyak bijih timah, jika kami mampu melakukannya kami dapat menciptakan kualitas pekerjaan,” kata Menteri Bahlil.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

puncak! Tahun ini, RI telah ‘menghancurkan durian’ sebesar Rp 450 triliun

(pgr/pgr)