liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
January 26, 2023
Reaksi Netizen Usai Menag Usul Biaya Haji 2023 Naik Jadi Rp 69,2 Juta

Jakarta

Menteri Agama (Menteri Agama) Yaqut Cholil Qoumas mengusulkan kenaikan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 1444 H/2023 M menjadi sekitar Rp 69,2 juta per jamaah. Hal ini kemudian mengundang reaksi netizenkarena mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam.

Usulan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR, Kamis (19/1/2023), dimana agenda persiapan haji 2023 dibahas dalam rapat tersebut.

Dalam rapat tersebut, Yaqut mengusulkan agar jemaah haji menanggung biaya haji sebesar Rp 69 juta. Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2022 yang sebesar Rp 39,8 juta.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Berikut adalah komponen biaya haji yang dibebankan langsung kepada jamaah yang membayar biaya penerbangan dari Embarkasi ke Arab Saudi (PP) sebesar Rp33.979.784,00 Akomodasi Makkah Rp18.768.000,00, Akomodasi Madinah Rp5.601.840,00, Subsistensi Rp4.008. visa Rp 1.224.000,00 dan paket layanan Masyair Rp 5.540.109,60.

Yaqut menegaskan Rp 98,8 juta dibebankan dari BPIH kepada jemaah haji sebesar Rp 69 juta atau 70 persen. Sedangkan 30 persen sisanya ditanggung dengan nilai manfaat Rp 29,7 juta.

“Jadi dana bunga atau bahasa awam orang bilang subsidi dikurangi, tinggal 30 persen. 70 persen tanggung jemaah,” kata Yaqut usai rapat kerja.

Mendengar tentang pendakian biaya haji tahun 2023 itu netizen segera tanggapi untuk mengisi timeline media sosial Twitter. Mereka bertanya-tanya mengapa itu bisa terjadi.

“Biaya haji semakin meningkat padahal itu rukun iman yang ke-5, seharusnya tidak menjadi beban bagi orang yang ingin menunaikan ibadah haji, negara akan membantu memfasilitasinya. Meningkatkan pelayanan, meningkatkan fasilitas haji dan kuota untuk masyarakat. mereka yang belum pergi haji dan sudah tua harus diprioritaskan.
@Kemenag_RI,” tanggapan akun @Fitrian_No11

“Pak apa ada waktu nambah hampir 30jt ya tolong” kata @vousmevess

“Lama nunggu, mahal juga,” kata @RABakhtiar

“Sangat sulit, bagi calon jamaah yang berasal dari desa.. Apapun alasannya,

Perekonomian masyarakat berpenghasilan rendah kurang baik, gus

Produksi turun, harga jual turun,” keluh @MuhrosinR


Tapi ada juga yang tidak masalah bangun biaya haji tahun 2023. Hanya saja, soal waktu tunggu take off sudah tidak lama lagi.

“Tidak apa-apa, yang penting masa tunggunya tidak lama,” kata @sutaniqraa

“Hampir dua kali lipat, semoga ada rezekinya,” kata @YayanSo76295791

Simak Video “Menag Terkait Rencana Perjalanan Haji 2023: Rombongan I Tanggal 24 Mei”
[Gambas:Video 20detik]

(Agustus/Agustus)