December 1, 2022
Piala Dunia 2022: Sudah Baik Mentalmu, Inggris?


Jakarta

Inggris memiliki komposisi yang bagus, dan dianggap sebagai salah satu tim favorit di Piala Dunia 2022. Namun mereka datang dengan hasil yang buruk di UEFA Nations League.

Inggris menjadi salah satu favorit Piala Dunia 2022, meski masih sedikit di bawah Brasil atau Argentina. The Three Lions punya komposisi yang bagus, kombinasi pemain berpengalaman seperti Harry Kane, Harry Maguire, Raheem Sterling, dan Jordan Henderson dengan talenta-talenta menjanjikan, antara lain Bukayo Saka, Phil Foden, hingga Jude Bellingham.

Hal lain yang perlu diperhatikan, mengapa Inggris layak difavoritkan adalah tren naik mereka di Piala Dunia 2018 dan Euro 2020. Mereka finis keempat di Rusia, kemudian finis sebagai runner-up di Euro 2020.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Hanya saja, momentum itu kemudian dipatahkan di UEFA Nations League. Harry Kane dkk terlihat sangat buruk sehingga mereka belum berhasil meraih satu pun kemenangan dalam enam pertandingan.

Mereka menang tiga kali imbang dan tiga kali kalah. Hasil ini membuat mereka finis di posisi terbawah Grup 3 UEFA Nations League A di bawah Italia, Hongaria dan Jerman. Inggris terdegradasi ke Liga B.

Keputusan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan penggemar Inggris. Pasalnya, turnamen tersebut harus menjadi semacam pemanasan dan tolak ukur bagi Inggris sebelum berangkat ke Qatar, apalagi lawan yang kuat.

Hasil mengecewakan ini pun membuat Gareth Southgate mengadopsi pendekatan khusus. Ia fokus membenahi psikologi para pemain di beberapa hari pertama sejak tim dibentuk untuk Piala Dunia 2022.

“Kami harus memastikan bahwa kami mengetahui niatnya, pemikirannya. Kami fokus pada hal itu serta taktik dan tekniknya,” ujarnya seperti dikutip dari The Guardian.

Perhatian terhadap mentalitas ini juga lebih penting karena Piala Dunia 2022 akan digelar pada pertengahan musim, yakni pada November-Desember. Karena budaya persaingan di Premier League, liga yang mayoritas pemain timnas Inggris bermain, sangat intens dan ketat.

Tak ada cukup waktu bagi para pemain untuk ‘mendinginkan’ kepala, setelah dihimpit berbagai instruksi di level klub, belum lagi persoalan dan polemik di luar lapangan. Berbeda dengan situasi ketika Piala Dunia digelar pada waktu normal di musim panas.

“Tantangan kami adalah, kami datang dari serangkaian pertandingan liga akhir pekan lalu, dengan banyak hal yang terjadi, banyak pertandingan dalam waktu singkat, banyak pertemuan taktis untuk mereka di klub masing-masing,” lanjut Southgate.

“Jadi kami menghabiskan beberapa hari pertama untuk menjernihkan pikiran kami sebanyak mungkin. Untuk menempatkan sesuatu berjalan baik atau tidak baik dengan klub, ada banyak individu berbeda di tempat berbeda.”

“Kemudian untuk membuat kelompok kami benar-benar fokus, untuk menyatukan mereka sehingga mereka dapat menikmati beberapa hari pertama,” tutupnya.

Inggris akan memulai tugasnya di Piala Dunia 2022 melawan Iran di Stadion Internasional Khalifa Al Rayyan, Senin (21/11/2022) sore WIB. Keduanya berada di Grup B bersama Amerika Serikat dan Wales.

Simak kumpulan informasi Piala Dunia 2022 di sini!

(mentah/mrp)