liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
February 3, 2023
Peru Makin Chaos! 200 Orang Ditangkap, Situs Inca Terancam

Jakarta, CNBC Indonesia – Polisi Peru menangkap lebih dari 200 orang yang dituduh secara ilegal memasuki kampus sebuah universitas besar di Lima. Sementara itu, pihak berwenang di Cusco menutup benteng Inca di Machu Picchu dan jalur Inca untuk mengantisipasi protes mematikan anti-pemerintah yang menyebar ke seluruh negeri.

Sebelumnya dilaporkan bahwa banyak warga Peru terluka setelah panas berkobar lagi pada hari Jumat, ketika polisi bentrok dengan pengunjuk rasa, dengan pasukan keamanan di ibu kota Lima menggunakan gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasa yang melemparkan botol kaca dan batu.

Sekitar 46 orang tewas dalam pertempuran berminggu-minggu dan sembilan lainnya dalam kecelakaan di jalan terkait dengan barikade yang didirikan di tengah protes.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Alfonso Barrenechea, dari bagian pencegahan kejahatan di kantor kejaksaan, mengatakan kepada stasiun radio lokal RPP bahwa mereka menangkap 205 orang di walikota Universidad Nacional de San Marcos karena masuk tanpa izin di lingkungan universitas dan diduga mencuri barang elektronik.

Sekelompok pengunjuk rasa bertopeng menyerbu kampus pada Jumat malam dan memindahkan personel keamanan dari kampus setelah mengambil jaket dan peralatan lainnya, kata universitas dalam sebuah pernyataan.

Dalam sebuah video yang menjadi viral di dunia maya, sebuah kendaraan lapis baja terlihat mendobrak gerbang sebuah kampus universitas untuk mengizinkan pasukan keamanan masuk.

Di wilayah Cusco, pintu gerbang ke Machu Picchu, tambang tembaga utama Antapaccay milik Glencore menangguhkan operasinya setelah pengunjuk rasa menyerang situs tersebut, salah satu yang terbesar di negara itu, untuk ketiga kalinya bulan ini.

Bandara di Arequipa, Cusco dan kota selatan Juliaca juga diserang oleh pengunjuk rasa, memberikan pukulan baru bagi industri pariwisata Peru.

Otoritas budaya di Cusco mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa “sesuai dengan situasi sosial saat ini di mana wilayah kami dan negara kami terbenam, penutupan jaringan jalur Inca dan Machu Picchu telah diperintahkan, mulai 21 Januari hingga pemberitahuan lebih lanjut”.

Protes telah mengguncang Peru sejak mantan Presiden Pedro Castillo digulingkan pada Desember setelah dia mencoba membubarkan badan legislatif untuk mencegah pemungutan suara pemakzulan.

Kerusuhan, yang hingga minggu ini terkonsentrasi di Peru selatan, telah mendorong pemerintah untuk memperpanjang keadaan darurat ke enam wilayah, membatasi beberapa hak sipil.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Video: Perdana! Peru Memiliki Presiden Perempuan

(RCI/dhf)