liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
January 26, 2023
Ngeri! Rusia Ingatkan NATO Soal Ancaman Keamanan Dunia

Jakarta, CNBC Indonesia – Perang antara dua negara, Rusia dan Ukraina, semakin memanas. Kali ini, Rusia bahkan memberikan peringatan keras kepada North Atlantic Treaty Organization (NATO) yang merupakan aliansi politik dan militer internasional di bidang keamanan yang beranggotakan negara-negara Barat.

Hal ini terkait dengan rencana NATO untuk memberikan tambahan bantuan senjata ke Ukraina. Dalam sebuah pernyataan, Kremlin menyerukan agar pengiriman dibatalkan dengan alasan senjata tersebut dapat menyerang wilayah Rusia. Hal ini akan mengancam postur keamanan dunia.

“Berpotensi, ini sangat berbahaya. Itu berarti membawa konflik ke level baru, yang tentu saja tidak akan menjadi pertanda baik dari sudut pandang keamanan global dan pan-Eropa,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov. /2023).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Peskov berbicara setelah duta besar Moskow untuk AS, Anatoly Antonov, mengatakan Rusia akan membalas jika Ukraina menggunakan senjata yang dipasok Barat untuk menargetkan wilayah Federasi Rusia atau Semenanjung Krimea.

“Ini harus jelas bagi semua orang: Tidak peduli senjata apa yang dipasok Amerika atau NATO ke rezim Zelensky, kami akan menghancurkan mereka. Tidak mungkin mengalahkan Rusia,” katanya.

Pada hari Jumat, Amerika Serikat (AS) mengumpulkan sekutu NATO-nya di pangkalan udara Ramstein Jerman untuk putaran pembicaraan baru guna mendukung Ukraina secara militer.

Sejauh ini beberapa anggota NATO bersedia mengirim senjata tambahan ke Ukraina. Beberapa juga berniat mengirim tank Leopard seperti yang diminta oleh Kyiv.

Namun, negara penghasil Leopard yang juga anggota NATO, Jerman, belum memberikan persetujuan lebih lanjut terkait hal tersebut. Faktanya, perjanjian Berlin adalah kunci pengiriman tank

Kanselir Jerman Olaf Scholz dilaporkan menolak mengirim senjata yang dianggap memprovokasi Moskow. Sumber pemerintah Jerman sebelumnya mengatakan Berlin akan mencabut keberatannya jika Amerika Serikat (AS) juga mengirimkan tank Abrams miliknya.

Ini juga menciptakan ketegangan internal di dalam NATO. Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki mengatakan dia “agak skeptis” bahwa Jerman akan menyetujui tank untuk Ukraina. Dia juga mengatakan bahwa ‘Jerman membela diri melawan ini seperti iblis membela diri melawan air suci’.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

NATO Waspada Kemampuan Rusia di Utara, Seperti Apa?

(ha ha)