liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
January 27, 2023
Microsoft, Twitter dkk PHK 60.000 Karyawan dalam Setahun Terakhir

Jakarta

badai PHK di sektor ini teknologi masih berlanjut setelah itu Microsoft mengumumkan akan memberhentikan 10.000 pekerja. Dalam setahun terakhir, perusahaan teknologi telah mem-PHK lebih dari 60.000 pekerja.

Pada Juli 2022, Microsoft mengatakan akan memangkas kurang dari 1% tenaga kerjanya, dan pada Oktober mengumumkan PHK tahap dua yang akan memengaruhi kurang dari 1.000 pekerja.

Kini, CEO Microsoft Satya Nadella telah mengumumkan akan melakukan PHK yang akan mengurangi 10.000 karyawan hingga 31 Maret 2023. Jumlah tersebut setara dengan kurang dari 5% total tenaga kerja Microsoft.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Saya yakin Microsoft akan keluar dari sini dengan lebih kuat dan lebih kompetitif,” ujar Nadella dalam pengumumannya, seperti dikutip CNBC, Jumat (20/1/2023).

Microsoft bukan satu-satunya perusahaan yang memberhentikan ribuan pekerjanya tahun lalu. Dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan teknologi raksasa seperti Amazon, Twitter, Alphabet (induk Google), Meta, dan Tesla juga melakukan PHK besar-besaran yang berdampak pada lebih dari 60.000 pekerja.

Amazon baru-baru ini mengumumkan akan memberhentikan lebih dari 18.000 pekerja, terutama di staf dan toko. Sebelumnya, perusahaan besutan Jeff Bezos itu dilaporkan mem-PHK sekitar 10.000 pekerja.

Raksasa toko online ini tentunya tertarik untuk merekrut karyawan baru di masa pandemi COVID-19. Tenaga kerjanya tumbuh dari 798.000 pada kuartal keempat 2019 menjadi 1,6 juta pada akhir 2021.

Meta, perusahaan induk Facebook, juga mengumumkan PHK massal November lalu. Perusahaan besutan Mark Zuckerberg ini berencana memangkas 11.000 pekerja atau setara dengan 13% dari total tenaga kerja. PHK ini terjadi setelah tenaga kerja Meta meningkat 60% selama pandemi.

Kesibukan PHK juga melanda beberapa perusahaan crypto terkemuka di tengah kondisi pasar yang lesu. Pertukaran Crypto Coinbase baru-baru ini mengumumkan akan memberhentikan seperlima dari karyawannya atau sekitar 2.000 orang untuk memotong biaya.

Berikut daftar perusahaan teknologi yang melakukannya PHK secara besar-besaran tahun lalu:

Microsoft: 10.000 Karyawan Amazon: 18.000 Karyawan Alfabet: 230 Karyawan Wancrypto.com: 500 Karyawan: 2.000 Karyawan: 7.000 Karyawan: 11.000 Karyawan: 1700 Karyawan: 11.000 Karyawan: 1700 Karyawan: 1

Tonton Video “Microsoft Berencana Memotong 10.000 Pekerjaan Tahun Ini”
[Gambas:Video 20detik]

(vmp/fai)