liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
January 26, 2023
Libur Imlek, Ilmuwan 'Ramal' Gelombang Baru Covid-19 di China

Jakarta, CNBC Indonesia – Peluang gelombang baru kasus Covid-19 di China diperkirakan tipis. Meski pergerakan besar-besaran di China, selama musim liburan Tahun Baru Imlek.

Ratusan juta orang China telah melakukan perjalanan ke seluruh negeri untuk reuni keluarga, setelah protokol Covid-19 yang ketat di negara itu dilonggarkan. Itu telah memicu kekhawatiran akan wabah baru di daerah pedesaan yang tidak siap menghadapi wabah besar.

Dilansir CNBC International (Sabtu, 21/1/2023), Wu Zunyou, Kepala Epidemiologi di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China mengatakan, 80% penduduk China telah terinfeksi Covid-19. Dan, peluang peningkatan kasus dalam 2-3 bulan ke depan kecil.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Diakui bahwa peningkatan pergerakan orang selama liburan Tahun Baru Imlek dapat menyebarkan epidemi, meningkatkan infeksi di beberapa daerah. Namun, gelombang baru Covid tidak mungkin terjadi pada waktunya.

Sementara itu, pejabat Komisi Kesehatan Nasional mengatakan China telah melewati puncak kasus pasien Covid semalam di klinik, ruang gawat darurat dan dalam kondisi kritis.

Pemerintah China mengumumkan bahwa, sekitar sebulan sejak kebijakan nol-Covid dicabut, hampir 60.000 orang dengan Covid telah meninggal di rumah sakit pada 12 Januari.

Tetapi beberapa ahli mengatakan angka itu mungkin jauh dari perkiraan dampak penuh, karena tidak termasuk mereka yang meninggal di rumah.

Dan, seperti yang dikatakan banyak dokter, mereka tidak dianjurkan untuk menyebut Covid sebagai penyebab kematian.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

5 Fakta Baru Covid di China: Lini Vaksin Mematikan Pfizer

(dce/dce)