liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
January 27, 2023
La Nyalla Dianggap Punya Pengalaman Kelola PSSI


Jakarta

Sejumlah pemilih mulai menyuarakan dukungannya kepada La Nyalla Mahmud Mattalitti yang mencalonkan diri dalam pemilihan umum PSSI di Kongres Luar Biasa (KLB). Salah satunya adalah pimpinan klub Persib Bandung Kabupaten Eddy Moelyo.

La Nyalla yang saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPD) RI bukanlah nama baru di federasi sepak bola nasional. Selama menjabat sebagai General Manager PSSI pada 2013 hingga 2016, La Nyalla memiliki cita-cita membuat klub-klub Tanah Air kaya raya. Hal itu diungkapkan Eddy Moelyo dari Persikab Kabupaten Bandung.

“Sebagai pemilik klub Liga 2, saya yakin Pak La Nyalla bisa memenuhi kebutuhan klub. Saya tahu rekam jejaknya dalam mengelola persepakbolaan nasional. Dia sangat profesional dan berpengalaman,” ujar Eddy Moelyo.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Dan Tuan La Nyalla memiliki pandangan jauh ke depan yang sangat baik bahwa dia telah memberikan stimulus ini dalam bentuk solusi konkret untuk melanjutkan kompetisi Liga 2 dan pengembangan industri sepak bola.”

Ia pun meyakini dengan mendukung pria asal Bugis tersebut, manajemen sepak bola Indonesia akan jatuh ke tangan orang-orang yang tidak bersalah. Menurutnya, pengalaman La Nyalla mengelola PSSI dengan berbagai prestasi bisa dijadikan acuan jika pria kelahiran Jakarta dan besar di Surabaya ini adalah sosok yang tepat untuk menyelamatkan sepak bola Indonesia.

“La Nyalla bukan nama baru di sepak bola. Pak LaNyalla sudah menanyakan tentang kompetisi klub liga 2, saya sudah menyatakan secara obyektif posisi klub liga 2 yang mayoritas ingin kompetisi dihentikan. diadakan lagi dengan pengurus yang baru,” ujarnya.

Menurutnya, klub-klub Liga 2 yang bertanding dan menghabiskan dana miliaran bekerja untuk PT LIB, yang sebenarnya adalah operator PT LIB yang bukan milik Liga 2 tetapi milik Liga 1. Karena Liga 2 bukan pemegang saham PT LIB.

“Oleh karena itu secara objektif Pak La Nyalla mendukung Liga 2 harus dibuatkan manajernya sendiri dan yang memegang saham klub di Liga 2,” ujarnya.

Tambah Eddy Moelyo, posisi strategis Pak La Nyalla sebagai pimpinan perguruan tinggi negeri menjadi nilai tambah bagi sepak bola Indonesia.

“Kalau dia jadi Ketua Umum PSSI, dia akan dengan mudah melaksanakan Inpres No. 3 Tahun 2019 akan menjadi program kerjanya yang pasti memajukan sepak bola Indonesia,” ujarnya.

Simak Video “Ini Daftar Calon Wakil Ketua PSSI Exco”
[Gambas:Video 20detik]
(lari lari)