liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
February 3, 2023
Kena Badai Juga, Induk Usaha Google PHK 12 Ribu Karyawan

Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan induk Google, Alphabet, akhirnya terjebak badai PHK di sektor teknologi. Raksasa teknologi global itu mengumumkan akan memangkas 12 ribu karyawan atau 6% dari total tenaga kerjanya.

Alphabet mengumumkannya pada Jumat (20/1/2023) waktu setempat. Kebijakan ini berlaku secara global dan secara langsung akan berdampak pada karyawan di Amerika Serikat (AS).

PHK di Alphabet terjadi di seluruh tim, termasuk tim perekrutan dan beberapa fungsi perusahaan, serta beberapa tim teknik dan produk.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Mereka yang terpengaruh telah diemail oleh Alphabet. Proses ini mungkin memakan waktu lebih lama di kantor di negara lain karena undang-undang dan praktik ketenagakerjaan individu.

Dalam memo yang dibagikan kepada Reuters, CEO Sundar Pichai mengatakan perusahaan telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Atas keputusannya itu, dia mengaku bertanggung jawab.

“Saya bertanggung jawab penuh atas keputusan yang membawa kami ke sini,” ujarnya dikutip Reuters, Jumat (20/1/2023).

Pichai diketahui nekat mencegah perusahaannya menerapkan efisiensi di antaranya, melunasi bonus tahunan karyawan yang seharusnya dibayarkan Januari ini.

Untuk tahun 2023, karyawan tetap akan mendapatkan 80% bonus. Sedangkan sisanya akan dibayarkan sekitar bulan Maret atau April, seperti dilansir CNBC International.

Untuk pembayaran bulan Januari, Google menyebutnya sebagai uang muka korespondensi kepada karyawan. Keputusan ini merupakan perubahan transisi dari sistem evaluasi karyawan dan perubahan waktu untuk bonus nantinya.

“Setelah 2023, bonus akan dibayarkan pada Maret,” tulis Google dalam sebuah memo.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Masih Penasaran, Ponsel Lipat Google Bakal Hadir Tahun 2023

(wow)