liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
January 26, 2023
Jokowi Larang Ekspor Tembaga di Mid 2023, MIND ID Lakukan Ini

Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden RI Joko Widodo menegaskan akan menghentikan ekspor bahan baku tambang pada pertengahan 2023, termasuk komoditas konsentrat tembaga.

Namun sayangnya, kebijakan pelarangan ekspor konsentrat tembaga ini belum ditindaklanjuti dengan penyelesaian smelter baru. Smelter tembaga baru di Indonesia diperkirakan mulai beroperasi pada 2024.

Salah satu smelter tembaga yang akan beroperasi pada 2024 dimiliki oleh PT Freeport Indonesia.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Jika smelter baru Freeport mulai beroperasi pada 2024, berarti ada kemungkinan Freeport juga terkena dampak larangan ekspor konsentrat tembaga tahun ini. Pasalnya, selama smelter baru belum beroperasi, konsentrat tembaga yang sudah diproduksi harus diekspor ke luar negeri karena belum ada smelter yang bisa menyerapnya di dalam negeri.

Lantas, bagaimana reaksi perusahaan jika terpaksa terkena larangan ekspor konsentrat tembaga ini? Apakah perusahaan juga akan melakukan negosiasi ulang dengan pemerintah untuk memberikan relaksasi ekspor?

Menjawab pertanyaan tersebut, MIND ID selaku Holding BUMN Pertambangan dan juga induk perusahaan PT Freeport Indonesia turut angkat bicara.

Kepala Divisi Hubungan Kelembagaan MIND ID, Niko Chandra mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi secara intensif dengan kementerian terkait untuk menentukan langkah ke depan yang tepat.

Bahkan secara internal, lanjutnya, pihaknya terus bersatu untuk menentukan langkah yang perlu diambil.

“MIND ID dan PTFI akan terus berkoordinasi secara intensif dengan kementerian terkait. Termasuk secara internal, kami sedang memantapkan langkah-langkah yang harus dilakukan, baik PTFI maupun MIND ID,” ujarnya kepada CNBC Indonesia, Rabu (1/11/2023).

Niko menjelaskan, penundaan jadwal operasi peleburan baru Freeport hingga 2024 tidak lain karena dampak pandemi Covid-19. Menurutnya, pandemi Covid-19 menghambat progres pembangunan pabrik peleburan tembaga baru ini.

“Dinamika pandemi Covid-19 yang melanda beberapa tahun terakhir menjadi tantangan dalam pelaksanaan pembangunan smelter ini, namun PTFI terus melakukan langkah cepat untuk mempercepat pembangunan pabrik tersebut,” jelasnya.

Ia juga mengatakan dukungan pemerintah diperlukan untuk mempercepat pembangunan smelter ini.

“Dukungan pemerintah terhadap keberlangsungan bisnis PTFI juga menjadi kunci utama percepatan penyelesaian pembangunan smelter ini,” pungkasnya.

Namun, lanjutnya, dengan syarat Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PT Freeport Indonesia, PTFI dapat mengekspor produk olahan hingga operasi peleburan tembaga baru yang dibangun di kawasan industri JIIPE, Gresik, Jawa Timur.

“Sesuai ketentuan IUPK PTFI, PTFI dapat mengekspor produk olahan hingga smelter baru beroperasi,” katanya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Freeport Indonesia (PTFI), Tony Wenas mengatakan, hingga November 2022 progres pembangunan smelter sudah mencapai 47,4%.

“Progres akhir November sudah mencapai 47,4%, diharapkan akhir tahun ini dalam 10 hari bisa mencapai 50%. sampai Mei 2024 untuk mulai berproduksi,” kata Tony dalam program CNBC Indonesia’s Mining Zone, dikutip Selasa (27/12/2022).

Smelter dengan nilai investasi US$ 3 miliar atau sekitar Rp 45 triliun ini disebut sebagai single line smelter terbesar di dunia.

Pabrik tembaga ini akan mengolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun untuk menghasilkan 600 ribu ton katoda tembaga per tahun. Selain itu, peleburan ini juga akan menghasilkan 35-50 ton emas dan 100-150 ton perak per tahun.

Saat ini PTFI juga memiliki satu pabrik peleburan – juga berlokasi di Gresik. Perusahaan bermitra dengan Mitsubishi untuk membentuk PT Smelting. PT Smelting yang berdiri sejak 1996 memproduksi 300 ribu ton tembaga katoda sebagai hasil pengolahan sekitar 1 juta ton konsentrat tembaga per tahun.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Survei Pembangunan Smelter Baru MIND ID, Ini Harapan Jokowi

(wow)