December 1, 2022
Jokowi Kaget Bukan Main! Harga Minyak Goreng & Tempe Melejit

Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku cukup kaget dengan kenaikan harga beberapa bahan pokok jelang akhir tahun ini. Bahan utama yang dimaksud adalah minyak goreng dan tempe.

Jokowi mengetahui kenaikan harga bahan pokok itu saat meninjau Pasar Colomadu Jiwan di Malang, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Senin (21/11/2022).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Saya lihat harga minyak naik. Saya juga kaget kok naik Rp 2.000. Lalu tempe, kedelai naik Rp 15.000,” kata Jokowi.

Berdasarkan data Badan Pangan Nasional, harga rata-rata beberapa komoditas nasional memang mengalami kenaikan. Harga rata-rata minyak goreng curah saat ini mencapai Rp 14.060 per liter.

Foto: Presiden Joko Widodo mengunjungi Pasar Colomadu Malang Jiwan, Kabupaten Karanganyar. Tiba sekitar pukul 08.05 WIB, Presiden Jokowi kemudian membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan sembako kepada pedagang pasar. (Dok: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo mengunjungi Pasar Colomadu Malang Jiwan, Kabupaten Karanganyar. Tiba sekitar pukul 08.05 WIB, Presiden Jokowi kemudian membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan sembako kepada pedagang pasar. (Dok: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Sementara harga rata-rata kedelai kering impor Rp 14.760, hampir mencapai Rp 15.000 per kilogram. Harga kedelai impor terus meningkat.

“Saya kira itu fakta untuk alasan yang saya temukan, dan akan dicarikan solusinya,” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan tujuannya datang ke pasar untuk mengecek harga barang di pasar menjelang akhir tahun yang biasanya cenderung naik.

“Kemarin saya cek di Bali, satu lagi. Ini saya cek di Jawa Tengah,” ujarnya.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Ini klaim Zulhas tentang jatuhnya harga minyak goreng

(cha/cha)