liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
February 3, 2023
Jam Kiamat Makin Dekat, Sisa 90 Detik Menuju Kehancuran

Jakarta

Kiamat atau kiamat sudah hampir tengah malam, yang berarti kehancuran Bumi semakin dekat menurut perhitungan para ilmuwan. Waktu yang tersisa untuk ‘kehancuran Bumi’ diperkirakan hanya 90 detik, waktu terdekat yang pernah tercatat dalam sejarah.

Buletin Ilmuwan Atom lah yang mendirikan jam ini pada tahun 1947. Lembaga ini dibangun oleh Albert Einstein dan mahasiswa Universitas Chicago. Tentu saja ini tidak berarti bahwa ini adalah waktu sebenarnya menjelang kiamat, melainkan jam ini adalah simbol potensi kehancuran Bumi karena banyak kerusakan.

Pertama kali, jam disetel pada 17 menit hingga tengah malam. Namun, seiring meningkatnya kehancuran Bumi akibat banyak hal (bahaya nuklir, misinformasi, hingga perubahan iklim), jarumnya semakin mendekati angka 12.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Kami di Buletin percaya bahwa karena manusia menciptakan ancaman ini, mereka juga memiliki kemampuan untuk menguranginya,” kata Dr. Rachel Bronson, Presiden dan CEO Bulletin of the Atomic Scientist.

Setiap tahun, Bulletin of the Atomic Scientist akan menganalisa keadaan Bumi berdasarkan dua hal. Pertama, apakah manusia lebih aman dari tahun lalu? Kedua, apakah manusia lebih aman sejak 76 tahun terakhir? Ini kemudian menentukan posisi pada 2023.

Diamati untuk posisi jam tahun 2023, ada beberapa hal yang menyebabkan jarum jam bergerak mendekati tengah malam. Diantaranya, ada invasi Rusia-Ukraina, perubahan iklim, hingga wabah yang masih berdampak. Pemerintah di sebagian besar negara dianggap tidak berhasil menciptakan regulasi yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.

Menurut catatan yang ada, jarak terjauh antara jam kiamat adalah 17 menit pada tahun 1991. Hal ini terjadi ketika Presiden Amerika Serikat (AS) George Bush dan Presiden Uni Soviet Mikhail Gorbachev mengumumkan pengurangan senjata nuklir di masing-masing negara. . Demikian dilansir IFL Science, Rabu (25/1/2023).

Tonton Video “Apple Merilis Pembaruan iOS untuk iPhone Lama”
[Gambas:Video 20detik]

(tanya/fai)