December 1, 2022
Puas PHK, Elon Musk Buka Lowongan Kerja Baru untuk Twitter

Jakarta

CEO dan pemilik baru Twitter Elon Musk akan memaafkan akun Twitter yang ditangguhkan. Penghapusan blok akan dimulai minggu depan.

Keputusan ini diumumkan oleh Musk setelah dia mengadakan jajak pendapat informal di Twitter menanyakan apakah semua akun yang diblokir memenuhi syarat untuk kembali ke Twitter. Voting ditutup dengan 72,4% responden memilih ‘Ya’ dan 27,6% memilih ‘Tidak’.

“Orang-orang telah berbicara. Pengampunan dimulai minggu depan,” kata Musk dalam tweet, seperti dikutip TechCrunch, Jumat (25/11/2022).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Di akhir cuitannya, Musk juga menulis “Vox Populi, Vox Dei” yang jika diterjemahkan dari bahasa Latin berarti suara rakyat adalah suara Tuhan.

[Gambas:Twitter]

Musk tidak memberikan perincian tentang proses pengampunan. Sebelumnya dia mengatakan akun yang diblokir dapat kembali ke Twitter selama pemilik akun tidak melanggar hukum atau terlibat dalam spam yang berlebihan.

Biasanya Twitter melarang akun yang menyuarakan kebencian dan pelecehan, berpotensi menghasut kekerasan, atau menyebarkan informasi yang salah yang berpotensi berbahaya.

Twitter juga secara permanen memblokir akun milik mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump setelah kerusuhan di Capitol AS pada 6 Januari 2021. Namun seminggu yang lalu, Musk mencabut larangan permanen dari akun Twitter Trump setelah melakukan survei di akun pribadinya.

Keputusan Musk untuk mengampuni akun yang diblokir tidak sesuai dengan tweetnya sebelumnya Twitter tidak akan memulihkan akun besar sebelum papan moderasi konten terbentuk.

Belum diketahui bagaimana Twitter akan menangani moderasi konten setelah akun yang diblokir ini diizinkan kembali. Apalagi, Twitter baru saja melepas ribuan karyawannya akibat PHK dan mutasi karyawan yang memilih hengkang ketimbang bekerja terlalu keras di bawah Musk.

Simak Video “Elon Musk Akan Pecat Karyawan Twitter Yang Tak Mau WFO”
[Gambas:Video 20detik]

(vmp/fyk)