liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
January 27, 2023
Deretan Saksi yang Diperiksa Terkait Korupsi BTS 4G Bakti kominfo

Jakarta

Sudah dua minggu sejak Jaksa Agung (Kejaksaan Agung) menetapkan tersangka dalam kasus dugaan Korupsi proyek BTS 4G pada Rabu (4/1). Sejak saat itu, Kejagung telah memeriksa saksi-saksi dari berbagai pihak untuk memperkuat bukti dan melengkapi berkas perkara.

Kejaksaan Agung melakukan penyidikan terkait dugaan tindak pidana pencucian uang dan tindak pidana asal tindak pidana korupsi penyediaan infrastruktur Stasiun Transmitter Pangkalan (BTS) 4G dan paket dukungan infrastruktur 1, 2, 3, 4 dan 5 Kementerian Komunikasi dan Informatika 2020-2022.

Berdasarkan informasi yang dirangkum detikINET, Kamis (19/1/2023) sejak penetapan tersangka hingga hari ini, sebanyak 25 orang telah diperiksa Kejaksaan Agung.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Daftar saksi yang diperiksa Kejaksaan Agung terkait dugaan tindak pidana pencucian uang dan korupsi di BTS 4G:

5 Januari 2023

AIOH sebagai Direktur di PT Anggana Catha RakyanaIH sebagai Direktur Utama di PT ProfesionalTelecommunications TechnologyS sebagai Direktur di CV Encle Berkah Jaya.

9 Januari 2023

NG sebagai Direktur Utama di PT Ableworkz Global IndonesiaIA sebagai Associate Policy Analyst di Direktorat Jenderal Pos dan InformatikaS sebagai Direktur di PT Indo Electric InstrumentsA sebagai Direktur Utama di PT Indo Electric Instruments

10 Januari 2023

IS sebagai Inspektur II Inspektorat Nasional Kemenkominfo FM sebagai Kepala Divisi Lastmile dan Backhaul

11 Januari 2023

S sebagai ZTEJR Solution Manager sebagai Konsultan Hukum BAKTI

13 Januari 2023

HL sebagai Direktur di PT Fiberhome Technologies Indonesia DM sebagai Direktur Penjualan di PT Fiberhome Technologies Indonesia

16 Januari 2023

SAW sebagai Direktur di PT Grha Prima Agung

17 Januari 2023

DS sebagai Sekjen Kemenkominfo RITH sebagai Kepala Unit Pemeriksa Internal BAKTIMT sebagai Sekjen Kemenkominfo RI

18 Januari 2023

AN sebagai Direktur PT Computer Automasi Digital SolusindoZL sebagai Dewan Pengawas BAKTIBS sebagai Pensiunan Pegawai Negeri Kementerian Komunikasi dan Informatika CM sebagai CEO PT Huawei Tech Investment

19 Januari 2023

K sebagai Direktur di PT Elebram Systems SQ sebagai Direktur di PT ZMG Telekomunikasi Service IndonesiaFM sebagai Kepala Divisi Lastmile dan Backhaul DAN sebagai Karyawan di PT Eltran Indonesia Baru

Kejagung sendiri sudah menetapkan tiga tersangka yakni Direktur Kominfo Anang Achmad Latif (AAL), RUPS sebagai Direktur Utama Moratelindo dan YS sebagai Human Development Specialist (Hudev) di Universitas Indonesia tahun 2020.

“Tim Investigasi Direktorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung telah mengidentifikasi dan menangkap 3 TERSANGKA terkait kasus dugaan korupsi penyediaan infrastruktur. BTS4G dan paket infrastruktur pendukung 1, 2, 3, 4, dan 5 Kementerian Komunikasi dan Informasi 2020-2022,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana dalam keterangan tertulis, Rabu (4/1).

Ketut menjelaskan, AAL sengaja mengeluarkan aturan yang telah diatur sedemikian rupa untuk menutup peluang peserta potensial lainnya agar persaingan usaha yang sehat dan kompetitif tidak menjadi kenyataan dalam memperoleh harga penawaran.

“Hal ini dilakukan untuk menjamin harga pengadaan yang telah ditetapkan sedemikian rupa,” kata Ketut.

Akibat perbuatan tersangka, Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 jo. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pembera.

Sementara proses hukum berjalan, Kejaksaan Agung mengeluarkan surat pencegahan terhadap 23 orang di luar negeri, yang terdiri dari Direktur Bakti Kominfo dan jajarannya serta petinggi industri telekomunikasi.

Surat pencegahan dikeluarkan pada 25 November 2022, 23 Desember 2022, dan 26 Desember 2022. Ke-23 orang itu dicegah selama 6 bulan ke depan untuk memudahkan proses penyelidikan dan mengumpulkan informasi dari mereka yang dicegah untuk keluar negeri.

Simak Video “Kankominfo Kejaksaan Agung Terkait Dugaan Kasus Korupsi BTS”
[Gambas:Video 20detik]

(agt/fai)