December 1, 2022
Dear Pengusaha, Ini Dia Sederet Permintaan Buruh

Jakarta, CNBC Indonesia – Organisasi Serikat Pekerja meminta agar ketentuan penetapan upah yang diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) No 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023 tidak hanya berlaku untuk upah tahun 2023. Tetapi lebih jauh.

Seperti diketahui, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengeluarkan Permenaker No 18/2022 pada 17 November, khusus untuk menetapkan upah minimum tahun 2023. Dengan alokasi maksimal kenaikan 10%.

Peraturan baru ini menerapkan formula perhitungan upah yang berbeda yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah atas peraturan baru ini.

“Tentunya Permenaker No 18/2021 akan menjadi dasar undang-undang selanjutnya, tidak hanya tahun ini. Setidaknya sampai peraturan baru dikeluarkan yaitu UU Klaster Ketenagakerjaan Omnibus diputuskan berbeda,” ujarnya kepada CNBC Indonesia, Senin (21/11). ). /2022).

Di sisi lain, lanjutnya, formula dalam aturan terbaru ini masih rumit.

Menurutnya, ada dua alternatif, yakni kenaikan upah minimum sejalan dengan inflasi plus pertumbuhan ekonomi. Dan, alternatif kedua adalah menghitung standar biaya hidup (cost of living).

“Di mana untuk Indonesia standar biaya hidup disebut standar hidup (KHL) yang terdiri dari 64 item KHL. Mulai dari harga daging, beras, pakaian, dan sebagainya. Hasil survei kebutuhan pokok ini Nafkah itulah yang dirundingkan di Gaji Dewan untuk disahkan kepada bupati/walikota dan gubernur,” ujarnya.

Untuk itu, dia meminta Dewan Pengupahan memperjuangkan kenaikan 10% upah minimum 2023. Jika lebih dari 10%, itu adalah hasil negosiasi.

“Makanya Partai Buruh dan organisasi serikat pekerja menghimbau agar UMK di tingkat kabupaten/kota dan UMP di daerah berusaha menaikkan minimal 10%,” kata Said Iqbal.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Banyak Pindah Pabrik ke Vietnam, Zulhas Ungkap Alasannya

(des)