liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
February 4, 2023
Dahsyat! Letusan Gunung Api Terbesar di Dunia Tampak dari Satelit

Jakarta

Rekaman satelit mengungkapkan munculnya gumpalan lahar, abu, dan gas beracun yang dilepaskan Mauna Loa di Hawaii, sebentar gunung berapi letusan aktif terbesar di dunia.

Mauna Loa meletus untuk pertama kalinya dalam hampir empat dekade pada Minggu (27/11) malam waktu setempat. Layanan Cuaca Nasional Honolulu (NWS) menyatakan bahwa Mauna Loa melemparkan abu lebih dari 13 km ke udara, mempengaruhi semua perjalanan udara di daerah sekitarnya dan mengubah langit menjadi merah menyala.

Dikutip dari Daily Mail, Jumat (2/12/2022), sebuah satelit yang dioperasikan oleh National Oceanographic and Atmospheric Administration (NOAA) menampilkan gambar animasi yang menunjukkan tanda panas/termal dari letusan dan semburan gas besar yang menyebar ke timur laut Hawaii.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Akun Twitter @UWCIMSS memposting animasi tersebut. “Gunung berapi Mauna Loa di Taman Nasional Gunung Api Hawaii meletus. #GOESWest mendeteksi jejak panas letusan, serta awan abu dan puing-puing,” tulisnya.

[Gambas:Twitter]

Dalam gambar yang diambil oleh satelit lain yang dioperasikan oleh Maxar, Anda dapat melihat lahar yang membara seperti luka yang menyulut api disertai aliran air yang terang ke arah timur laut puncak.

Badan Antariksa Eropa ESA juga merilis tampilan gabungan dari data satelit Copernicus Sentinel-2. Anda dapat melihat awan gas yang naik dari letusan, sedangkan data inframerah menyoroti panas dari lahar yang mengalir.

Foto: ESA/NASA

NASA juga merilis tampilan belerang dioksida di atmosfer dengan satelit Sentinel-5P Sensor and Troposphere Monitoring Instrument (TROPOMI) milik ESA.

Sulfur dioksida adalah salah satu gas yang dikeluarkan oleh gunung berapi yang meletus. TROPOMI dan sensor serupa di satelit NASA dan NOAA juga dapat mengukur sejauh mana sulfur dioksida yang tinggi mencapai atmosfer bumi. Ini untuk mengukur seberapa kuat letusan gunung berapi.

Foto: ESA/NASA/NOAA

Pihak berwenang mengatakan aliran lahar sebagian besar terkandung di dalam puncak. Namun, Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) memperingatkan bahwa kondisi dapat berubah dengan cepat.

Tonton Video “Gunung Api Terbesar di Dunia Meletus”.
[Gambas:Video 20detik]

(rns/fay)