liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
January 27, 2023
Bukan Kami yang Bikin Harga Beras Mahal

Jakarta, CNBC Indonesia – Pedagang di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) tak mau disalahkan sebagai dalang tingginya harga beras. Mereka juga berteriak dan mendesak harga beras mahal karena masalah stok.

“Tidak mungkin kita main-main dengan pedagang. Jakarta tidak ada sawah, berasnya dari provinsi. Ini karena stok saja. Jadi tidak bisa ada permainan pedagang, kita diawasi Satgas Pangan, kata Zulkifli General Manager Koperasi Pasar Beras Cipinang kepada CNBC Indonesia, Rabu (18/1/2023).

Pria yang biasa disapa Zul ini mengatakan, harga beras medium di PIBC menggelikan. Sekarang harganya Rp 9.700 per kg hingga termahal Rp 10.000 per kg. Harga beras sudah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah yakni Rp 9.450 per kilogram.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Menurut Zul, pemicu harga beras bergerak sembrono karena minimnya stok. Beras Perum Bulog yang diharapkan bisa membantu menurunkan harga belum terbukti.

Pasalnya, operasi pasar yang digelar Bulog tersendat akibat stok yang menipis. Padahal skema operasi pasar sudah berjalan dengan baik dimana Bulog menggelontorkan beras ke pedagang dengan harga Rp 8.300 per kilogram dan pedagang bisa menjualnya dengan harga maksimal Rp 8.900 per kilogram. Namun, diduga karena stok terbatas, operasi pasar Bulog tersendat.

Foto: Stabilisasi harga beras di daerah. (dok: Arief Prasteyo Adi/Badan Pangan Nasional)
Stabilisasi harga beras di daerah. (dok: Arief Prasteyo Adi/Badan Pangan Nasional)

“Makanya harga beras tidak masuk akal. Ini beras sederhana, beras yang dimakan kalangan menengah ke bawah dan harga belinya sudah tinggi,” ujarnya.

Zul juga berpesan agar Bulog tidak pernah membuang beras impor. Sedangkan pada akhir 2022, Bulog mendatangkan 24.000 ton beras impor dari Vietnam dan Thailand dengan rincian 10.000 ton masuk melalui Pelabuhan Tanjung Priok, 10.000 ton di Pelabuhan Merak dan 4.000 ton melalui Pelabuhan Panjang.

“Beras impor belum keluar, kami tidak tahu alasan Bulog. Harusnya beras luar negeri dilepas,” ujarnya.

Berikut rincian kenaikan harga beras tersebut:

1. Beras Kepala Cianjur dari Rp 14.450 per kg menjadi Rp 14.525 per kg,

2. Beras Cianjur Turun dari Rp 14.000 per Kg Naik Jadi Rp 14.050

3. Sentra Ramos dari Rp13.475 per kg naik menjadi Rp13.625 per kg,

4. Saigon dari Rp12.225 per kg naik menjadi Rp12.300 per kg,

5. Tampak I, dari Rp 11.050 per kg menjadi Rp 11.100 per kg,

6. Muncul II, dari Rp 10.275 per kg, naik menjadi Rp 10.325 per kg,

7. Muncul III dari Rp 9.975 per kg naik menjadi Rp 10.000 per kg,

8. IR-64 saya naik dari Rp 11.325 per kg menjadi Rp 11.425 per kg,

9. IR-64 II meningkat dari Rp10.525 per kg menjadi Rp10.625 per kg,

10. IR-64 III naik dari Rp9.975 per kg menjadi Rp10.200 per kg,

11. IR-42 meningkat dari Rp13.100 per kg menjadi Rp13.250 per kg.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Tenang! Harga Terkemuka & Stok Beras Nataru Selamat

(wah/wur)