liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
January 27, 2023
Australia Wajibkan DMO Batu Bara 10%, Pengusaha Lobi-Lobi

Jakarta, CNBC Indonesia – Negara bagian New South Wales di Australia berencana menerbitkan peraturan yang mewajibkan produsen batu bara mengalokasikan hingga 10% produksinya untuk kebutuhan pasar dalam negeri atau Domestic Market Obligation (DMO). Hal ini sebagai upaya untuk mengikat kenaikan harga energi.

Mengutip Reuters, Jumat (20/01/2023), pemerintah dan produsen saat ini tengah membahas kebijakan tersebut tanpa mengganggu rantai pasok yang ada. Meski begitu, ada kemungkinan regulasi ini akan mempengaruhi produsen, karena terbatasnya pasokan batu bara yang akan diambil alih.

Australia diketahui berupaya meredam kenaikan harga gas dan batu bara yang melonjak tahun lalu. Di antaranya karena perang antara Rusia dan Ukraina, serta faktor domestik.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Pemerintah New South Wales berupaya meningkatkan upaya di sektor batu bara dengan meningkatkan pasokan batu bara untuk kebutuhan dalam negeri yang sebagian besar ditujukan untuk pasar ekspor.

Perdana Menteri Australia yang juga Ketua Partai Buruh, Anthony Albanese, pada Desember tahun lalu mengeluarkan undang-undang untuk membatasi harga gas alam selama satu tahun, dan mendapat persetujuan dari negara bagian penghasil batu bara New South Wales dan Queensland untuk membatasi harga batubara yang dijual ke pembangkit listrik.

Bendahara NSW Matt Kean mengatakan pemerintah negara bagian akan meminta penambang yang tidak menjual ke pasar domestik untuk mengalokasikan antara 7% dan 10% dari produksi mereka untuk penggunaan domestik. Skema tersebut akan digunakan untuk pasokan batubara non-kontrak.

Meski begitu, dengan eksportir mengunci penjualan untuk memanfaatkan kenaikan harga batu bara, pasokan yang tidak terkontrak kemungkinan besar akan berkurang.

Eksportir utama termasuk Grup BHP, Glencore Plc, Whitehaven Coal, New Hope Corp, dan Yancoal kemungkinan besar termasuk di antara pemain yang terpengaruh oleh implementasi kebijakan yang lebih luas.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Ledakan Besar di Tambang Batubara Turki, Korban Berjatuhan

(wow)