December 1, 2022
Arab Bersabda, Harga Minyak Mentah pun Nanjak 1%!

Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak mentah naik sekitar 1% setelah eksportir utama Arab Saudi mengatakan OPEC+ bertahan dengan pengurangan produksi dan dapat mengambil langkah lebih lanjut untuk menyeimbangkan pasar.

Pada perdagangan Selasa (22/11/2022) harga minyak mentah Brent tercatat US$88,36 per barel, naik 1% dibandingkan hari sebelumnya. Sedangkan minyak light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) naik 1,1% menjadi US$80,95 per barel.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN


Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman mengatakan dia mendukung keputusannya untuk memangkas produksi dan tidak membahas potensi peningkatan produksi minyak dengan produsen minyak OPEC lainnya.

Uni Emirat Arab, produsen utama OPEC lainnya, membantah mengadakan pembicaraan tentang perubahan pada kesepakatan OPEC+ terbaru seperti yang dikabarkan. Sementara itu, Kuwait mengatakan tidak ada negosiasi seperti itu. Aljazair mengatakan tinjauan “mustahil” dari kesepakatan OPEC+ tidak ada di atas meja.

Di sisi lain, kekhawatiran atas permintaan minyak dalam menghadapi kenaikan suku bunga Federal Reserve AS dan tindakan penguncian COVID yang ketat di China juga membebani harga.

Selain itu, dilaporkan bahwa Uni Eropa mengurangi sanksi terbaru yang diusulkan untuk membatasi harga ekspor minyak Rusia dengan menunda penerapan penuh dan melonggarkan persyaratan pengiriman utama. UE mengusulkan transisi 45 hari tambahan untuk penyesuaian batas harga.

TIM PENELITIAN CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Harga Minyak Turun 7%, RI Untung Atau Jelek?

(pap/pap)