liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
January 26, 2023
Aduh! 2 Ekor Gajah Serbu Rumah di Malaysia, Warga Panik

Jakarta, CNBC Indonesia – Warga di Kluang, Johor, Malaysia kaget saat mengetahui ada dua gajah besar yang masuk ke sebuah rumah di kawasan pemukiman.

M Pavayee Ammah (83 tahun), adalah orang pertama yang mengetahui keberadaan gajah tersebut, setelah mendengar bunyi gedebuk di depan rumah. Saat dilihat, ternyata itu adalah seekor gajah dewasa beserta anaknya.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Saya gemetar ketakutan saat melihat gajah di halaman dan juga mendengar warga berteriak meminta saya untuk tidak keluar rumah,” katanya seperti dikutip Channel News Asia, Kamis (12/1/2023).

Dalam rekaman video, terlihat gajah tersebut menerobos pagar dan berusaha masuk ke dalam rumah. “Ternyata gajah yang dimaksud sempat menyerbu areal pertanian terdekat sebelum diusir warga dan (langsung) ke pemukiman warga di sini.

Warga lain M Alangovan, 67, khawatir dengan keberadaan hewan di kawasan itu baru-baru ini. “Saya berharap pihak berwenang dapat melakukan sesuatu karena takut terjadi insiden yang tidak diinginkan,” katanya.

Direktur Suaka Margasatwa dan Taman Nasional Johor Aminuddin membenarkan adanya insiden dua ekor gajah yang menyerang kawasan pemukiman Taman Perdana pada Rabu pukul 21.30 WIB.

Dia mengatakan mamalia itu diyakini telah dipisahkan dari kelompoknya dan timnya telah mengambil tindakan awal dengan mengejar mereka ke hutan terdekat yang berjarak sekitar 500 meter dari pemukiman penduduk.

“Pemantauan akan terus dilakukan dengan menggunakan drone untuk memastikan mereka kembali ke habitat aslinya dan tidak nyasar dengan memasuki kawasan pemukiman,” ujarnya.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Diterpa Bencana, Ratusan Satwa di Negeri Ini Mati

(mij/mij)