liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
June 1, 2023
Astronom Resah Luar Angkasa Ramai oleh Satelit, Kenapa?

Jakarta

Plt Menteri Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Mahfud Md mengungkap nasib kelanjutan proyek satelit yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Mahfud mengungkapkan, pemerintah masih menggarap satelit tersebut Satria-1 serta proyek-proyek lainnya dapat diselesaikan meskipun ada kasus hukum yang melibatkan Kominfo.

“Proyek lainnya seperti satelit Satria-1, kemudian akses internet ke desa-desa, Palapa Ring (Integrasi) dan sebagainya, agar tetap berjalan sesuai program dan anggaran yang telah disiapkan,” ujar Mahfud Md di kantor Kominfo, Jakarta, Selasa (23/5/2023).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Sebagai informasi, pada awal Mei lalu, PT Satelit Nusantara Tiga (SNT), anak usaha PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) telah mengumumkan kabar terbaru tentang satelit Republik Indonesia atau Satria-1.

Proyek satelit pemerintah sudah memasuki tahap akhir untuk dikirim dari Prancis ke Cape Canaveral, Florida, AS, pada 8 Mei 2023 melalui jalur laut. Estimasi perjalanan akan ditempuh selama dua minggu.

Satelit Satria-1 Ini dijadwalkan diluncurkan pada pertengahan Juni menggunakan roket Falcon 9 SpaceX. Diharapkan melalui satelit Satria-1 kebutuhan masyarakat akan akses internet semakin terpenuhi.

Dalam kesempatan tersebut, Mahfud kembali menegaskan bahwa pemerintah akan terus membangun infrastruktur telekomunikasi untuk base transceiver station (BTS) 4G yang saat ini sedang didalami oleh Kejaksaan Agung.

“Jadi proses legislasi tetap berjalan, proses pembangunan proyek BTS 4G tetap berjalan,” ujar Mahfud.

Proyek BTS 4G Bakti Kominfo dimulai tahun 2020 dengan rencana anggaran hingga Rp28 triliun. Pemerintah mengeluarkan dana Rp 10 triliun, namun pada praktiknya infrastruktur yang dibangun tidak sesuai dengan kenyataan.

“Dana Rp 10 triliun yang dibelanjakan melalui penilaian konservatif murni dianggap sebagai belanja yang benar menurut item, dihitung hanya Rp 2 triliun lebih, sampai menguap begitu saja. sampai saat ini menurut perhitungan BPKP adalah Rp 8,1 triliun atau Rp 8,2 triliun,” ujar Mahfud.

“Jadi, ini yang harus dikejar semaksimal mungkin dan proyek tetap berjalan,” pungkasnya.

Simak Video “Mahfud Md Tak Politisasi UU Penetapan Tersangka Johnny G Plate”
[Gambas:Video 20detik]

(agt/fyk)