liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
February 3, 2023
106 Negara & Lebih dari 600 Atlet Esports Kumpul di Bali, Ada Apa?

Jakarta

Ratusan negara dan atlet esports dari seluruh dunia berkumpul di Bali. Mereka sudah datang secara massal sejak kemarin, Rabu, 30 November 2022. Mau ngapain?

Nah, setelah terpilih sebagai tuan rumah acara Group of Twenty (G20), Indonesia juga berperan penting dalam pelaksanaannya. Kejuaraan Esports Dunia IESF Bali ke-14. Bertempat di Nusa Dua, Bali, esports world cup akan digelar mulai 2-11 Desember mendatang.

Nah, dari informasi yang disampaikan Direktur Utama Garudaku, Daniel Sutrisno, dalam acara Media Talk di Bali, Kamis (1/12/2022), hampir 90% dari total atlet telah mengunjungi Pulau Dewata. Kemudian ada perubahan jumlah negara yang akan berkontribusi.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Jadi sampai hari ini hampir 90% atlet sudah datang. Jadi keseluruhan perjalanan juga tidak mudah. ​​Jadi banyak alasan untuk berkumpul, awalnya kami ingin mendatangkan 113, tetapi ketika perjalanan akan ada di sini, akan ada 105 negara,” kata Daniel.

Ketua Pelaksana PBESI, Bambang Sunarwibowo mengatakan, Indonesia terpilih sebagai tuan rumah Kejuaraan Esports Dunia IESF Bali ke-14 menjadi suatu kehormatan. Hal ini dikarenakan, masyarakat di dunia, khususnya di bidangnya esportsdimaksudkan untuk Indonesia.

“Kami berharap ini bisa membantu atau kita memberikan dukungan khususnya untuk wisata olahraga yang mengalami penurunan dalam satu atau dua tahun terakhir ini. Sehingga kita bisa berkontribusi dalam penyelenggaraan esports ini bagi dunia ekonomi dan pariwisata di Indonesia,” ujar Bambang.

Menurutnya, event ini bisa menjadi landmark bagi negara. Bambang mengatakan, hal ini dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan industri digital khususnya esports.

Seperti diberitakan sebelumnya, jika Kejuaraan Esports Dunia IESF Bali ke-14 diadakan secara offline di Bali. Nah, diketahui bahwa akan ada Guinness World Records juga memantau perkembangan acara, dengan harapan menjadi acara offline dengan jumlah peserta terbanyak.

Di sini, menampilkan lebih dari 600 atlet dari 106 negara, dengan enam cabang olahraga yang dipertandingkan. Fans dapat melihat mekanisme permainan tingkat tinggi, dari pemain pro CS:GO, Ponsel PUBG, Legenda SelulereFootball 2023, Dota 2dan Tekken 7.

Simak Video “Indonesia Optimis Raih Juara Umum Kompetisi E-Sports Dunia”
[Gambas:Video 20detik]

(telepon/telepon)